Kembali Menu
Gema.id Jakarta
Survei: Indonesia Memilih Prabowo di 2024

Survei: Indonesia Memilih Prabowo di 2024

Politik
Survei: Indonesia Memilih Prabowo di 2024

Menteri Pertahanan saat ini Prabowo Subianto dianggap sebagai pilihan utama rakyat untuk Pemilu 2024 mendatang, menurut beberapa lembaga survei terbaru di antaranya, lembaga jajak pendapat Populi Center.

Survei nasional, yang dilakukan dari 21 hingga 30 Oktober, menemukan bahwa 1.000 responden di 100 kabupaten dan kota memberi Ketua Partai Gerindra dan mantan saingan Presiden Joko “Jokowi” Widodo di Pilpres lalu, dengan peringkat elektabilitas 18,3 persen, tertinggi di antara semua calon potensial yang disurvei .

“Prabowo Subianto adalah sosok yang diharapkan banyak orang mencalonkan diri sebagai presiden pada 2024,” kata peneliti Populi Center Nurul Fatin Afifah dalam sebuah pernyataan, dikutip kompas.com.

Pejabat publik lainnya dengan peringkat elektabilitas yang tinggi antara lain Gubernur Jawa Tengah sekaligus politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Ganjar Pranowo (9,9 persen) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (9,5 persen), sedangkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di angka 5,8 persen.

Survei tersebut juga menunjukkan bahwa tokoh masyarakat juga memiliki peluang kecil untuk mencalonkan diri, termasuk ulama Abdul Somad dengan 6,2 persen. Sementara itu, mantan Wakil Gubernur Jakarta dan pasangan Prabowo Sandiaga Uno memiliki rating 4,8 persen.

Prabowo telah mendapatkan reputasi yang cukup baik dalam survei baru-baru ini, terlepas dari berbagai kontroversi seputar penunjukannya sebagai kabinet periode kedua Presiden Jokowi.

Sementara, dalam survei Indo Barometer pada 10-17 Oktober sebelumnya, Prabowo juga menduduki puncak daftar lima anggota kabinet dengan kinerja terbaik dengan peringkat persetujuan 29,3 persen.

Responden survei tersebut memuji mantan jenderal Angkatan Darat itu atas kepemimpinannya yang kuat, pendekatan tanpa kompromi terhadap pengambilan keputusan dan kebijakan kementerian.

Survei Indo Barometer yang lebih awal dari 9 hingga 15 Januari menemukan bahwa Prabowo termasuk di antara anggota Kabinet yang paling terkenal. Jajak pendapat mengaitkan popularitasnya dengan fakta bahwa Prabowo adalah calon presiden dua kali.

Dalam survei politik Februari, Indo Barometer memperkirakan bahwa Prabowo akan berhadapan dengan mantan sekutunya Anies dalam pemilihan presiden 2024, dengan keduanya kemungkinan mewakili aliansi politik yang bersaing, masing-masing dipimpin oleh PDI-P dan Partai NasDem.

Populi Center juga menyurvei parpol dan menemukan enam memiliki peringkat di atas ambang batas pemilihan 4 persen: PDI-P dengan 18,4 persen, Golkar dengan 8,2 persen, Gerindra dengan 7,8 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 6,8 persen, dan Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masing-masing 6,2 persen.

Jangan lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *