Kembali Menu Beranda
Bitter
HMI Cabang Bone Usung Tema Revolusi 4.0 pada Intermediate Training Tingkat Nasional

HMI Cabang Bone Usung Tema Revolusi 4.0 pada Intermediate Training Tingkat Nasional

Organisasi
HMI Cabang Bone Usung Tema Revolusi 4.0 pada Intermediate Training Tingkat Nasional

LAPMI Bone — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bone resmi mengadakan Intermediate Training atau Latihan Kader II Tingkat Nasional. Acara pembukaan kegiatan dilakukan di Hotel Helios, Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Senin (27/1/2020).

Kegiatan tersebut rencananya akan berlangsung dari 28 Januari – 4 Februari 2020 dan resmi dibuka oleh Ketua Badan Koordinasi HMI Sulawesi Selatan-Barat (Badko Sulselbar) Lanyalla Suwarno. Kader HMI baik yang berasal dari Sulewesi Selatan dan luar sulawesi menjadi peserta pada kegiatan nasional yang diadakan di Bumi Arung Palakka yang telah melalui tahap screening.

“Pada tupoksinya intermediate training atau LK II lebih menekankan segi keilmuan bagi para kader, karena pada saat basic training dulu lebih menekankan pada sikap, dan semua ini merupakan jenjang perkaderan di tubuh HMI,” Lanyalla Suwarno saat membuka kegiatan.

Kegiatan tingkat nasional tersebut merupakan salah program kerja yang telah lama diusung oleh pengurus HMI Cabang Bone demi menjalankan roda-roda organisasi dan mampu menciptakan kader-keder yang berkualitas sesuai dengan tema yang diangkat pada pelakasanaan Intermediate Training kali ini “Resolusi Arah Gerak Perjuangan Kader Menghadapi Revolusi Industri 4.0.”

“Tujuan Intermediate Training yaitu terbinanya kader HMI yang memiki kemampuan intelektual dalam memetakan peradaban dan memformulasikan gagasan dalam lingkup organisasi,” kata Ketua Panitia LK II Ardianto.

“Melihat revolusi industri yang sangat masif, kalau HMI tidak cepat mengevaluasi diri maka HMI akan dimakan oleh zaman,” sambugnya.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Bone Muhammad Sabir dalam sambutannya pada kegiatan ini mengakui bahwa HMI yang pada tanggal 5 Februari mendatang genap berusia 73 tahun merupakan usia yang tidak mudah lagi, namun tetap mengabdi untuk masyarakat, sebab misi HMI yang hingga saat ini terus dirawat adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Salah satu tujuan dari kegiatan ini salah satunya adalah untuk membangkitkan kesadaran kader bahwa kader HMI tidak hanya mencerdaskan dirinya sendiri tetapi bagaimana kita juga bisa mencedaskan masyarakat guna mewujudkan masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah Swt,” kata Muhammad Sabir. (red)

Related Posts