Kembali Menu Beranda
Bitter
Lorenzo Sebut Rekan Setim Adalah Musuh Pertama Anda

Lorenzo Sebut Rekan Setim Adalah Musuh Pertama Anda

Lorenzo Sebut Rekan Setim Adalah Musuh Pertama Anda

(Gema) – Hubungan Jorge Lorenzo dengan Marc Marquez di Repsol Honda musim depan jadi pembahasan menarik. Lorenzo sendiri mengakui kalau rivalitas setim pasti ada. Meski kini baik-baik saja, hubungan Lorenzo dan Marquez sempat memanas di MotoGP musim ini. Semua bermula dari kecelakaan yang dialami Lorenzo pada MotoGP Aragon, di mana dia saat itu menyalahkan Marc Marquez sebagai penyebab crash di tikungan pertama.

Keduanya kemudian berbaikan, namun itu dianggap tak menjanjikan apapun terkait kebersamaan mereka sebagai satu tim musim depan. Repsol Honda punya tantangan besar merukunkan mereka.

“Tentu saja. Apa yang orang bilang, bahwa rekan setim adalah musuh pertama Anda, itu benar. Karena dia bersama Anda, mengendarai motor yang sama,” ujar Lorenzo saat ditanya soal masa depannya bersama Marc Marquez.

“Jika Anda kalahkan dia maka Anda lah lebih baik dari dia, jika dia yang mengalahkan anda (maka) dia yang lebih baik. Tidak ada alasan,” tambah Lorenzo dalam wawancaranya dengan MotoGP.com.

Repsol Honda memiliki line up paling gemilang musim depan karena kedua pembalapnya punya koleksi delapan gelar juara dunia MotoGP. Namun itu juga bisa jadi masalah karena keduanya punya ego masing-masing sebagai pembalap top. “Saya pikir akan sulit memiliki hubungan yang baik. Tapi jika tidak ada apa-apa yang terjadi, tidak ada clash atau sesuatu seperti itu, maka tidak akan ada apa-apa.”

“Tentu saja clash itu sangat mungkin terjadi karena kami berdua cepat dan berjuang sampai hampir akhir nyaris di setiap pekan. Tapi kalau pergerakan dia dan saat melakukan overtaking bersih, saya pikir tidak akan ada drama setelahnya,” tambah Lorenzo.

Duel Rossi Vs Vinales Perebutkan Peringkat Tiga

MotoGP Valencia akan menentukan posisi akhir Valentino Rossi dan Maverick Vinales di klasemen pembalap. Siapa di antara mereka yang akan finis di peringkat tiga? MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (18/11/2018), akan jadi seri penutup MotoGP 2018. Balapan ini masih akan menentukan untuk dua rider Movistar Yamaha tersebut.

Seperti diketahui, gelar juara dunia sudah jadi milik Marc Marquez. Sementara itu, posisi runner-up sudah disegel oleh Andrea Dovizioso. Rossi sendiri saat ini menempati peringkat ketiga klasemen dengan 195 poin. Rider asal Italia itu cuma unggul dua angka atas Vinales. Karena Alex Rins dan Johann Zardo yang ada di posisi berikutnya punya 149 poin, maka perebutan peringkat ketiga hanya akan melibatkan Rossi dan Vinales.

Bagi Rossi, balapan di Valencia akan jadi kesempatan terakhirnya untuk meraih satu-satunya kemenangan di MotoGP musim ini. Sementara Vinales telah menargetkan finis ketiga di klasemen pembalap untuk menutup musim yang sulit dengan ‘kesuksesan kecil’. Di balapan MotoGP Valencia musim lalu, Rossi finis di posisi kelima. Sementara Vinales finis di urutan ke-12.

“Atmosfernya benar-benar luar biasa (di Valencia), dan tim kami dapat banyak dukungan, khususnya Maverick, karena ini adalah balapan kandangnya,” kata Direktur Tim Massimo Meregalli seperti dikutip Crash.

“Baik dia dan Vale berpeluang finis ketiga di klasemen pembalap. Ini jadi pertarungan hanya antara keduanya, jadi tim akan memberikan dorongan untuk menyiapkan sarana agar para pembalap menutup musim dengan cara terbaik.”