Kembali Beranda
Bitter
Segeralah Tanam, Ini Manfaat Jahe Bagi Kesehatan (Dilengkapi resep diet nikmat dengan jahe)

Segeralah Tanam, Ini Manfaat Jahe Bagi Kesehatan (Dilengkapi resep diet nikmat dengan jahe)

Agrikultura
Segeralah Tanam, Ini Manfaat Jahe Bagi Kesehatan (Dilengkapi resep diet nikmat dengan jahe)

GEMA.ID – Herbal yang dikenal efektif menghangatkan tubuh dari India (beberapa juga percaya berasal dari China) ini adalah komoditi yang laris di hampir seluruh pasar asia, dan mudah dijumpai di Indonesia.

Jahe termasuk tanaman rempah, atau empon empon, atau bosa yang sering dimanfaatkan sebagai bahan jamu dan obat obatan.

Secara ilmiah, Jahe termasuk dalam suku temu-temuan (Zingiberaceae), satu famili dengan temu-temuan lainnya seperti temu hitam (Curcuma aeruginosa), temu lawak (Cucuma xanthorrizha), kencur (Kaempferia galanga), kunyit (Curcuma domestica), lengkuas (Languas galanga) dan lainnya.

https://id.wikipedia.org/wiki/Jahe

Kecuali jenis jahe besar yang spesifik tumbuh di ketinggian 500 – 950, secara umum tanam jahe dapat subur di ketinggian 0 sampai 1500 meter di atas permukaan laut.

Jenis-jenis jahe

Ditinjau dari ukuran, bentuk, warna, dan aromanya terdapat tiga jenis jahe, yaitu:

  • Jahe Gajah (nama lain: jahe gajah, jahe kuning besar, jahe kombongan, atau jahe badak)
  • Jahe Kecil (nama lain: jahe emprit atau jahe sunti)
  • Jahe Merah

Daftar Isi

Manfaat dan kegunaan jahe

Tidak hanya karena dikenal memiliki aroma yang khas, ragam kandungan jahe yang baik untuk kesehatan adalah alasan lain kenapa rempah ini harus selalu ada di rumah anda. Simak manfaat mengonsumsi dan macam-macam kegunaan jahe berikut ini;

Manfaat jahe bagi kesehatan

Sifat anti-inflamasi jahe terbukti mampu menghambat penuaan seluler (stres oksidatif), menurunkan tekanan darah serta kadar kolesterol. Lebih dari itu, jahe juga diketahui dapat mengurangi penumpukkan lemak berbahaya di pembuluh darah arteri (juga dikenal dengan istilah aterosklerosis)

Pada riset yang diterbitkan Annals of New York Academy of Sciences, rempah jahe dijelaskan berperan dalam produksi insulin, pembakaran lemak, dan pencernaan karbohidrat.

Dalam lebih dari dari 60 hasil penelitian terdahulu menegaskan bahwa macam-macam senyawa yang terkandung di jahe memberi efek baik terhadap penyakit jantung, obesitas, dan diabetes.

Annals of New York Academy of Sciences

Selanjutnya, penelitian yang sama juga menjelaskan bahwa jahe mampu mengurangi berat badan dan peradangan sistemik secara signifikan, melindungi hati dari bahaya perlemakan hati non-alkohol serta menurunkan gula darah dan kolesterol.

Demikian, berikut ini adalah manfaat mengonsumsi jahe untuk kesehatan tubuh lainnya;

#1 Mengurangi mual

Telah memiliki riwayat panjang, jahe dikenal mampu mengatasi rasa tidak nyaman di tenggorakan, dan permasalahan sistem pencernaan.

Illustrasi mual – sumber gambar health.harvard.edu

Jahe adalah pereda handal untuk mengatasi mual yang dikarenakan vertigo, morning sickness, dan efek negatif pengobatan kanker. Anda dapat memilih beberapa cara untuk memanfaatkan jahe sebagai pereda rasa mual;

  • konsumsi mentah,
  • olah menjadi minuman, atau
  • dijadikan permen

#2 Mengatasi masalah pencernaan

Phenolic pada jahe berfungsi menstimulasi air liur, mereda gejala iritasi gastrointestinal, membantu kinerja sistem pencernaan, hingga mencegah terjadinya kontraksi pada perut.

Illustrasi mengalami masalah pencernaan – sumber gambar pixabay.com

Jahe pun dikenal sebagai carminative, karena dapat membantu mengeluarkan gas berlebih dari sistem pencernaan.

Jahe juga dapat mengatasi permasalahan sistem pencernaan lainnya seperti kolik dan dispepsia. lintas generasi mengetahui, rempah bernama latin Zingiber officinale ini merupakan bahan alternatif yang mampu memperlancar sistem pencernaan.

#3 Mencegah kanker

Pemanfaatan konsumsi jahe sebagai pencegah kanker disebabkan oleh kandungan gingerol. Kandungan ini mampu mencegah pertumbuhan sel kanker usus besar.

Illustrasi penderita kanker – sumber gambar unsplash.com

Pada salah satu percobaan yang digelar University of Minnesota, kandungan gingerol pada jahe diketahui mampu mencegah penyebaran sel tumor yang tidak dapat ladi dioperasi.

#4 Mengurangi rasa sakit dan radang otot

Faktanya gingerol juga memiliki sifat anti-inflamatori. Hal ini adalah latar manfaat jahe yang mampu mengurangi rasa sakit penderita penyakit persendian seperti osteoarthritis dan rematik.

Konsumsi jahe setiap hari dapat mengurangi hingga 25% rasa sakit otot/pegal yang disebabkan berolahraga.

University of Georgia

Manfaat jahe lainnya adalah mampu mengurangi sakit yang diakibatkan dysmenorrhea, rasa sakit pada saat menstruasi. Beberapa penelitan mengklaim 60% wanita merasa rasa sakit yang disebabkan menstruasi berkurang usai mengkonsumsi jahe.

Illustrasi pijat – sumber gambar pixabay.com

Berbagai kandungan dalam jahe dapat berperan sebagai antiperadangan sehingga mampu melawan peradangan akut maupun kronis.

Komponen aktif pada jahe seperti zingeron, gingerol, dan gingerdione mampu menghambat enzim lipoksigenase dan siklooksigenase. Sehingga efektif menurunkan prostaglandin dan leukotrien yang merupakan pemicu peradangan. Kandungan oleoresin pada jahe (khususnya jahe merah) juga dapat bekerja sebagai antiperadangan.

Ekstrak jahe merah dapat membantu mengurangi nyeri otot yang merupakan gejala osteoarthritis.

American College of Rheumatology

Manfaat konsumsi jahe secara teratur juga mampu mengurangi pembengkakan. Jahe dinilai mampu menghambat inflamatori pada tubuh.

#5 Mencegah penyakit kulit dan membantu proses detoksifikasi

Juga disebut diaphoretic, manfaat jahe lainnya adalah memicu keluarnya keringat, yang bermanfaat terutama saat flu atau demam. Selain membantu detoksifikasi, berkeringat dapat melindungi tubuh dari mikroorganisme penyebab infeksi kulit.

spa & perawatan kulit – sumber gambar pixabay.com

Pada kelenjar keringat terdapat protein yang disebut dermicidin, dapat berperan melindungi tubuh dari bakteri seperti Staphylococcus Sureus, E. coli, serta jamur penyebab penyakit kulit.

#6 Membantu meningkatkan kesuburan pria

gambar wanita hamil – sumber pixabay.com

Jahe (utamanya jenis jahe merah) memiliki kandungan antioksidan dan komponen dengan aktivitas androgenik. Sehingga, dapat meningkatkan hormon testosteron olehnya mampu meningkatkan kesuburan pada pria.

Kegunaan Jahe

Jahe dikenal mengandung antibiotik alami, dan telah sejak ribuan tahun populer digunakan sebagai obat tradisional.

Bahan menu pendamping diet yang baik bagi penggila gula

Jahe dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh dan kalori yang dibakar, olehnya itu mampu membantu menekan nafsu makan.

Mengonsumsi jahe panas dapat memberi rasa kenyang lebih lama

Institute for Human Nutrition di Columbia University

Dengan menambahkan jahe, hidangan memiliki aroma yang kuat, sedikit manis, dan pedas. Tambahkan jahe pada masakan dengan cara diparut, ditumbuk, atau dibakar terlebih dahulu. Tertarik untuk memulai diet dengan menambahkan jahe pada menu sehat anda ?, simak ragam pilihan cara yang dapat dicoba berikut ini;

  • Campur sedikit jahe yang telah parut dengan sari lemon dan garam, konsumsi sedikit tiap sebelum makan. Alternatif lebih sederhanya; cukup kunyah irisan jahe tiap muncul rasa lapar (atau beberapa saat sebelum makan).
  • Konsumsi teh jahe, 2-3 kali sehari.
  • Konsumsi 2-3 kali sehari campuran madu secukupnya dan perasan jahe.
  • Tambahkan jahe pada hidangan (makanan/minuman) anda sesering mungkin.

Kendati, manfaat jahe dapat mengurangi lemak dan menurunkan berat badan karena kemampuannya meningkatkan metabolisme tubuh. Memperhatikan asupan makanan sehat dan rutin berolahraga adalah cara terbaik guna membakar lemak untuk menurunkan berat badan.

Panduan dan Tips Mudah Tanam Jahe

Tanam jahe adalah hal yang umum dilakukan di tanah terbuka maupun media tanam lainnya (seperti polybag). Memiliki pamor tanaman herbal, mudahnya budidaya jahe membuat rempah ini mudah dijumpai di lahan sekitar rumah. Meski demikian, menanam jahe tetap memerlukan cara khusus.

Berikut ini Panduan dan Tips; Cara mudah menanam jahe agar mendapatkan kualitas yang baik dan hasil yang melimpah.

Persiapkan media tanam

Secara umum, media tanam jahe adalah tanah atau lahan terbuka dan polybag. Memilih satu diantara keduanya sangat bergantung pada maksud dan tujuan pembudidayaan jahe.

Penggunaan polybag pada umumnya dilakukan jika memiliki keterbatasan lahan atau untuk konsumsi sendiri, media tanam ini cenderung lebih praktis dan cepat (meski dalam jumlah kecil).

Sementara itu, menanam jahe di lahan terbuka biasanya dilakukan untuk penanaman dalam jumlah besar/banyak.

Kiat khusus penggunaan lahan terbuka sebagai media tanam jahe

Tanam jahe di lahan terbuka membutuhkan keadaan tanah yang tidak berkerikil, berhumus, serta beraerasi udara lancar. Dengan begitu, persiapan yang perlu dilakukan adalah;

  • Bajak atau cangkullah tanah dengan kedalaman sekitar 25-35 cm,
  • Tambahkan campuran jerami dan pupuk pada lahan media tanam jahe, kemudian
  • Diamkan kurang lebih satu minggu.
  • Bila menginginkan lahan gembur, maka pembajakan dapat diulangi, sertai badengan selebar kurang lebih 85-125 cm (beri jarak antara bedengan 25-30 cm).

Tips memilih kualitas bibit jahe yang baik

Bibit berkualitas baik bisa diambil langsung dari jahe yang telah berusia tua (sekitar 8-10 bulan). Perhatikan, rimpang jahe haruslah bebas hama, dan sehat dengan kulit mulus.

Panduan mempersiapkan bibit jahe

Tidak jauh berbeda dengan cara menanam jahe di tanah atau lahan terbuka. Setelah mendapatkan kualitas bibit jahe yang baik, lakukan perendaman dengan menggunakan larutan fungisida yang telah disiapkan sebelumnya. Selanjutnya ikuti tahap panduan berikut ini:

  1. Potong rimpang jahe kemudian rendam di dalam larutan fungisida selama -/+ 15 menit
  2. Lakukan penyemaian, untuk media tanam jahe menggunakan polybag cukup letakkan bibit di tempat lembab selama 2 minggu/hingga tumbuh tunas. (sebaiknya, gunakanlah jerami atau sekam sebagai alas & penutupnya). Sementara untuk media tanam lahan terbuka ikuti paduan menyemai bibit jahe berikut ini;
    1. Lakukan pengeringan rimpang jahe (letakkan di tempat yang tersinari matahari).
    2. Simpan rimpang tersebut selama kurang lebih 1 -1,5 bulan.
    3. Potong rimpang menjadi 3 sampai 5 mata (tunas perrimpang), lalu jemur kembali selama 4 jam.
    4. Rendam bibit jahe ke dalam bakterisida sesuai dosis atau cairan antibiotik. lalu tiriskan dan kembali jemur
    5. Siapkan kayu dan sekam padi atau abu gosok sebagai media semai
    6. Letakkan bibit di atas permukaan kayu, dan lapisi bagian bawah kayu dengan abu gosok atau sekam padi. Taburi bibit jahe dengan abu gosok atau sekam padi. Ulangi pelapisan bibit, lalu akhiri dengan abu gosok atau sekam padi.
    7. Letakkan di tempat yang teduh (lindungi dari hujan atau panas)
    8. Setelah tunas muncul, pilihlah bibit jahe dengan kualitas tunas yang baik.
  3. Cermati semaian bibit jahe secara berkala, siram secukupnya bila bibit tampak terlampau kering.

Penanaman Jahe

Tata cara menanam jahe adalah fase penting dalam rangkaian budidaya jahe di kedua pilihan media tanamPastikan tahapan tanam jahe sebelumnya sudah dilakukan.

Setelah tunas jahe muncul, lakukanlah penanaman benih jahe di polybag dengan tahapan panduan berikut ini:

  1. Pastikan polybag berukuran 40 x 50 cm yang telah disiapkan sebelumnya memiliki lubang di bagian bawah,
  2. Masukkan tanah ke dalam polybag,
  3. Letakkan 3-5 bibit jahe dengan tunas mengarah ke atas di tiap polybag,
  4. Tutupi bibit sekitar 3 – 5 cm dengan tanah (kedalaman bibit adalah 3-5cm dari permukan tanah pada polybag).
  5. Ratakan jerami atau sekam di atasnya, lalu letakkan di tempat lembab dan teduh.

Untuk tahapan penanaman bibit jahe di lahan terbuka:

  • Letakkan bibit jahe di parit dengan mata tunas menghadap ke atas,
  • Tutupi bibit dengan tanah (ketebalan -/+ 5cm).

Cara menanam jahe di lahan terbuka sangat bergantung kondisi lahan, dan tahapan penanaman yang telah dilakukan dengan sebelumnya (menyediakan parit di atas bedengan, dengan jarak yang cukup).

Ciri-ciri jahe yang siap dipanen

  • Telah mencapai masa tanam 8 – 12 bulan
  • Daunnya telah layu, dan batang semunya telah mati
  • Nampak menguning secara serempak
  • Ukuran besar dan telah memiliki anak yang banyak

Lama masa tanam jahe hingga siap panen

Secara umum masa tanam jahe sampai siap panen adalah sekitar 8 – 12 bulan (jahe merah membutuhkan waktu 10 – 12 bulan)

+ Tips membuat Wedang Jahe, minuman baik untuk kesehatan

Minuman jahe, seperti susu jahe atau teh jahe memang dikenal sangat bermanfaat sebagai penghangat perut. Minuman Jahe juga manjur mengatasi berbagai keluhan seputar perut dan pencernaan, utamanya mual.

Wedang Jahe adalah salah satu minuman berbahan dasar jahe yang umum dikonsumsi di Indonesia. Selain rasanya yang nikmat dan lega di tenggorokan, sajian ini juga baik bagi kesehatan tubuh. Berikut ini tips membuat wedang jahe;

  • Panaskan 4 gelas air
  • Setelah mendidih, masukkan 1,5 sendok teh parutan jahe segar
  • Diamkan beberapa saat (biarkan jahe meresap selama sekitar 5-10 menit)
  • Tapis untuk memisahkan air dan parutan jahe
  • Wedang jahe nikmat dikonsumsi panas maupun dingin

Tambahkan perasan air lemon jika rasa jahe terlalu kuat dan gunakan jahe segar agar mendapatkan manfaat jahe secara optimal.