Kembali Menu Beranda
Bitter
Sah, Otto Hasibuan Ketum Terpilih Peradi 2020 – 2025

Sah, Otto Hasibuan Ketum Terpilih Peradi 2020 – 2025

Sah, Otto Hasibuan Ketum Terpilih Peradi 2020 – 2025

JABAR Gema.id, Bogor – Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) telah melaksanakan musyawarah nasional (Munas) ke III yang bertempat di Pullman Hotel Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Rabu (7/10/2020).

Hasil Munas ke III PERADI menetapkan Otto Hasibuan sebagai Ketua Umum terpilih periode 2020 – 2025 dengan perolehan suara sebanyak 1.027.

Mengenai mekanisme pemungutan suara dari Munas yang digelar, DPN Peradi mengirimkan 91 orang panitia yang ditugaskan mengawasi jalannya pemungutan suara serta pengiriman laporan jumlah surat suara ke pusat untuk diakumulasikan total keseluruhan peseta Munas se Indonesia. Karena selain digelar di Pullman Hotel, Munas Peradi juga digelar secara virtual.

Ketua Umum Peradi periode 2015 – 2020, Fauzie Yusuf Hasihuan mengatakan gelaran Munas peradi secara virtual merupakan kali pertama dalam sejarah Peradi. Karena juga dilaksanakan bukan dengan tatap muka secara langsung.

“Hari ini telah berlangsung Munas ketiga. Kondisi arealnya tidak terbatas satu keadaan di hotel, tapi dari Sabang sampai Merauke dengan alat bantu sistem IT (teknologi informasi),”

ujar Fauzie Yusuf Hasibuan

Munas Peradi kali ini diikuti oleh 135 DPC yang terbagi dalam 91 zona. Tiap DPC maksimal mengirim utusan sebanyak 25 orang.

Selain digelar di Pullman Hotel Ciawi, Munas III Peradi ini juga diikuti oleh peserta se-Indonesia secara virtual.

Terkait mekanisme pemungutan suara peserta, DPN Peradi mengirimkan 91 orang panitia yg mewakili Peradi dan bertugas mengawasi jalannya pemungutan suara serta mengirimkan laporan jumlah suara ke pusat untuk penghitungan keseluruhan peserta Munas se Indonesia.

Ketua Umum Peradi periode 2015 – 2020, Fauzie Yusuf Hasibuan mengatakan ini menjadi yang pertama kalinya dalam sejarah Peradi mengadakan Munas secara virtual, bukan tatap muka langsung.

Sejatinya, munas kali ini diikuti oleh 135 DPC yang dibagi dalam 91 zona. Dan, setiap DPC maksimal mengirim utasan sebanyak 25 orang. Total jumlah peserta Munas mencapai 1.085 peserta dari jumlah utusan yang terdaftar sekitar 1.178.

Menurut Wakil Ketua Umum Peradi, Sutrisno, pembahasan mengenai Munas Peradi kali ini terdapat dua agenda. Pertama, mengenai pembahasan AD/ART dan kedua, mengenai pemilihan Ketua Umum Peradi periode 2020 – 2025.

“Pembahasan AD/ART, akan dilakukan secara virtual untuk pertama kalinya, tetapi untuk pemilihan Ketua Umum Peradi, walaupun secara Virtual tetapi mekanismenya secara konvensional,”

ungkap Sutrisno

Selain itu, Sutrisno juga menjelaskan bahwa tiap DPC Peradi di daerah telah dikirimkan surat suara oleh DPN Peradi sekaligus satu orang utusan yang bertugas mengawal jalannya pemilihan Ketua Umum.

“Jadi, kami pemilihannya tidak melakukan e-voting, tetapi tetap manual menggunakan surat suara yang dicoblos oleh utusan dari tempat masing-masing DPC dan diawasi oleh pengawas dari DPN Peradi, yang nantinya surat suara tersebut dihitung oleh pengawas pemilihan dari DPN Peradi secara terbuka saat Munas virtual berlangsung di layar masing-masing DPC Peradi,”

bebernya (Sutrisno)

Adapun suara dari kandidat calon Ketua Umum yang lain yaitu Ricardo Simanjuntak memperoleh suara sebanyak 36; dan Charles E. Silalahi dengan total perolehan suara sebanyak 58.

Sedangkan 31 suara dinyatakan Abstain dan satu orang dinyatakan tidak sah (kartu suara rusak). Tercatat peserta yang menggunakan suaranya total sebanyak 1153 orang dari seluruh cabang di Indonesia.