Kembali Menu
Gema.id Sulsel
Pasang Surut Air Laut di Selayar Adalah PR Bersama yang Harus Segera Dituntaskan

Pasang Surut Air Laut di Selayar Adalah PR Bersama yang Harus Segera Dituntaskan

Pasang Surut Air Laut di Selayar Adalah PR Bersama yang Harus Segera Dituntaskan

Gema.id, Kepulauan Selayar – Menyelesaikan problematika dan kompleksitas permasalahan yang ‘Membelenggu’ kehidupan warga masyarakat Kabupaten Selayar, tidak sesederhana yang dibayangkan dan pikirkan oleh banyak orang.

Persoalan pasang surut air laut dan pendangkalan yang hampir setiap saat dialami dan dirasakan oleh warga masyarakat pesisir kepulauan, terutama, saat akan masuk berlabuh di area tambatan perahu atau pelabuhan rakyat, merupakan sebuah persoalan klasik dan krusial yang sampai detik ini, tak kunjung terselesaikan dan seolah belum mampu dijawab oleh pemerintah kabupaten, khususnya instansi teknis terkait.

Andi Fadly Daeng Biritta, jurnalis Kepulauan Selayar yang sudah kurang lebih sembilan belas tahun menyelami persoalan kehidupan warga, melihat, belum adanya keseriusan pihak-pihak terkait untuk segera menanggulangi persoalan ini.

Hal tersebut dibuktikan dari belum adanya jawaban pasti terkait dengan persoalan yang melatar belakangi dan menjadi penyebab dari tidak terselesaikannya persoalan pasang surut air laut yang sudah bertahun-tahun ‘Membelenggu’ kehidupan warga, entah karena persoalan keterbatasan anggaran atau memang murni menjadi wujud ketidak peduliaan kepada rakyat?

Allahu Alam Bissawab.

Satu hal yang pasti menurutnya bahwa bagaimanapun caranya, persoalan pasang surut air laut yang telah bertahun-tahun dirasakan dan ‘Membelenggu’ kehidupan warga masyarakat pesisir kepulauan, harus segera dijawab, dan diselesaikan.

Permasalahan ini menurutnya, tidak boleh dibiarkan untuk terus terjadi dan ‘Membelenggu’ kehidupan warga masyarakat pesisir’, terutama dalam rangka untuk membebaskan Kabupaten Selayar dari kesan keterisoliran dan keterisolasian.

Sebagai daerah yang tengah menata dan mempersiapkan diri sebagai salah satu basis pengembangan daerah tujuan pariwisata, pemerintah harus mampu memberikan kenyamanan dan jaminan kemudahan aksesibilitas kepada tourist, wisatawan dan pengunjung.

Salah satunya harus ditempuh pemerintah dengan cara menyelesaikan kendala pasang surut, dan pendakalan air laut di beberapa titik lokasi pelabuhan rakyat di wilayah kecamatan kepulauan.

Ini adalah persoalan urgent yang harus segera kita jawab dan tuntaskan bersama, karena adalah sebuah hal yang mustahil untuk membiarkan tamu dan wisatawan, turun dari kapal dan berjalan ke titik tujuan, karena persoalan air laut yang sedang surut dan tidak memungkinkan kapal untuk masuk bersandar di area pelabuhan.

Persoalan ini dianggap urgent, dengan mengingat kendala pasang surut air laut yang kerap terjadi di kawasan Taman Laut Nasional Takabonerate dan sedikit banyak menjadi ketidak nyamanan pengunjung.

Taman Laut Nasional Takabonerate adalah merupakan salah satu icond kebanggaan masyarakat Selayar yang banyak diminati dan menyita perhatian wisatawan.

Oleh karenanya, permasalahan pasang surut air laut ini harus mampu kita siasati bersama.

Menjadi tugas, pekerjaan rumah, tanggung jawab dan tantangan pembangunan kedepan yang harus kita tuntaskan bersama sebagai wujud perhatian dan kepedulian terhadap kehidupan warga masyarakat pesisir kepulauan tanpa terkecuali.

(Andy Fadly Daeng Biritta)*