Bitter
Timses Akan Siapkan Pelatih Debat Profesional untuk Prabowo-Sandi

Timses Akan Siapkan Pelatih Debat Profesional untuk Prabowo-Sandi

Politik
Timses Akan Siapkan Pelatih Debat Profesional untuk Prabowo-Sandi

GEMA, Jakarta – Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso mengatakan akan ada ahli debat profesional yang melatih Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ahli debat disiapkan untuk debat pertama 17 April mendatang.

“Dilatih, Prabowo-Sandi akan kita latih dengan ahli debat profesional, supaya berjalan dengan lancar. Itu kewajiban saya dan itu sudah memang disiapkan,” ujar Djoko di Kopi Bos, Jalan Asembaris Raya No 13C, Jakarta Selatan, pada Kamis, 20 Desember 2018.

Djoko mengatakan timses sudah mempersiapkan surat untuk dikirim ke KPU. Surat itu berisi usulan siapa nama-nama yang akan menjadi moderator dan panelis untuk debat pertama capres-cawapres.

“Kita kemarin rapat sampai jam satu malam untuk mempersiapkan surat ke KPU. Kita mengusulkan moderator siapa, panelis siapa,” ujar Djoko.

Meski telah menyiapkan ahli debat profesional, Djoko menyerahkan sepenuhnya kepada Prabowo-Sandiaga. Djoko tak mempermasalahkan jika capres-cawapres nomor urut 02 itu tak mau dilatih oleh ahli debat.

“Yang penting kita siapkan. Mengenai tidak mau dilatih, itu terserah. Kita sudah siap semuanya,” imbuhnya.

Selain itu, Djoko mengatakan soal strategi kampanye pada awal 2019. Dia menekankan harus lebih banyak berdoa dan istiqomah.

“Harus sabar. Kita harus waspada. Kita harus istiqomah. Jadi ada hubungannya dengan istiqomah dan komitmen. Orang yang berintegritas pasti berkomitmen dan itu terealisasi dalam pengabdian. Kita harus banyak berdoa. BPN dibantu 212, puluhan juta lebih berdoa untuk kita,” kata Djoko.

Sebelumnya diberitakan, KPU telah mempersiapkan tahapan debat capres dalam Pemilu 2019. KPU memutuskan lima kali debat akan dilakukan di Jakarta.

“Tempat sudah disepakati, lima kali debat akan dilaksanakan di Jakarta,” ujar Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, pada Rabu, 19 Desember 2018.

Keputusan tersebut diambil atas kesepakatan KPU dan masing-masing tim kampanye paslon. Sebelumnya, debat ini diusulkan dilakukan empat kali di Jakarta dan sekali di Surabaya.

Mengenai urutan debat juga telah disepakati. Nantinya debat pertama akan dilakukan oleh tiap pasangan capres-cawapres, dilanjutkan pada debat kedua dengan debat antar-calon presiden.